Selasa, 24 Januari 2012

24 Januari

Enam belas tahun yang lalu aku adalah makhluk Allah yang di beri kesempatan lahir di dunia ini.
Dan hari ini, its nothing special, biasa aja menurutku. Karena sekarang saatnya aku bermuhasabah dengan semua yang telah terjadi, kekhilafan dan kebaikan yang telah aku lakukan, lebih banyak mana? Sementara waktu aku di dunia sudah tak lama lagi (pelajaran pertama)


Tapi, terimakasih sekali teruntuk teman-temanku, yang telah peduli dengan hari ini. Telah sudi menengok wallku, menyedekahkan pulsanya demi mengirimkanku doa, dan menjabati tanganku. Aku tau, semua tak mudah dilakukan kalau tak ada niat, niat untuk peduli (pelajaran kedua)


Dan terima kasih teruntuk yang telah membuktikan kasihnya, terkhusus kak NURUL QOMARIAH ADIJAYA, MUFIDATUN FAJARI dan teman-teman ROHISku (ROSSA, DINA, AFI dkk, BPHnya, DEMISIONER, ALUMNI) <3
serta adeek-adeek TPA masjid jami' yang uda sukses buat aku capek dan tersenyum hari ini :) gak lupa temen-temen kelasku, temen organisasi lain, temen sekolah, temen SMP, temen SD, kerabat dekatku dan siapapun yang mengingat hari ini.

 
Semoga kita semua samasama diberikan umur yg panjang, limpahan rizki dan usia yang berkah juga dipertemukan di syurga-Nya nanti. aamiin.

Selasa, 17 Januari 2012

it's not to think

Aku suka hujan.
Kamu tau, hujan slalu mengingatkan aku sama kamu.* iya kamu!
Tapi tadi,
rasanya aku ingin menarik kata-kataku.
Pertama, keluar dari MK, hujan sudah mengguyuriku. BASAH.
Yah, seperti kata pepatah, "sedia payung sebelum hujan". Tujuanku ke MK memang sebenarnya sangat pas dengan keadaan yg mengapitku saat ini. Aku membeli payung dan langsung memakainya :D
Setelah itu, Hujan bikin aku langsung bergegas Sholat. Takut nantinya makin basah seragamku dan kesempatan untuk sholat makin sedikit. Aku pake lg payung baruku yang warnanya pink soft itu.
Tak lama, usai sholat, alhamdulillah hujan mulai reda :) Allah tau isi hatiku kalau aku ingin bergegas pulang. Kuambil kunci motorku di asana lalu mengambil motor yang berada di parkiran.
kunaikin motor dan kunyalakan mesinnya, GREEENG begitulah bunyinya *apaloh
nah, setelah sampai gerbang kecil, aku merasakan keanehan tersendiri, sepertinya ada yang tak beres. Tau kenapa?
BAN MOTORKU BOCOR haaaah (:O
Mau tak mau, aku dorong motorku ke tambal ban samping sekolah, dua keuntungan sebelum aku merasakan hari ini hari terburukku. Pertama aku bersyukur tambal ban nya masih buka. Kedua aku bersyukur punya teman yang masih peduli sama aku :') NURDINA LAFI QONITA namanya.
Rupanya beneran bocor (siap bokek). Tapi perutku rewel pingin diisi, aku mampir di warung mie deket situ juga, lumayan lah nganget. 15 menitan berlalu aku kembali kebengkel. Tinggal beberapa sentuhan lagi untuk mewaraskan motorku.Tiba-tiba ajaaa HUJAN MALAH MENGAMUK. Aku berteduh sejenak ditempat yang gak lebih luas dari 3x1 meter itu dengan harapan hujan cepat reda.
5 menit, 10 menit, 15 menit berlalu. bajuku makin basah gara-gara atap seng tambal bannya berlubang. Aku periksa handphoneku, ada sms dari teman sebangkuku AFI. isinya "Kesabaran adalah peredam amarah terdahsyad". Pas sekali, batinku dan aku coba mengamalkannya saat itu juga. Rupanya pak tambal ban sudah dijemput anaknya dan bergegas menutup bengkelnya. Karna aku gak enak, aku memaksakan diri untuk mengendarai motorku yg uda kembali waras di tengah derasnya *bukan main derasnya* hujan menerpa. Tetesan air kiriman Allah, menghantam mukaku yang tanpa lindungan helm, menghalangi penglihatanku untuk mengemudikan motor. Jalan penuh dengan air, air yg tak sedikit, sangat tak sedikit.
Kembali ke sekolah, posisi baju yang berbeda dari aku meninggalkan sekolah 1jam sebelumnya. BASAH. Eh waktu buka asana lagi-lagi kesabaranku diuji. Asana kembali BOCOR. Aku dan Dina ambil baju sisa baksos tahun lalu di gudang belakang asana Tonti yang segelap itu!
Misi penanggulangan banjir di asana telah diatasi. Badanku mulai meriang. Sementara hujan masih saja membasahin kota Istimewa ini.
Selang 15menit hujan mulai mending. Sekarang berubah menjadi gerimis. Aku Bergegas pulang.
Dalam perjalanan pulang yang dinginnya bukan main, rasanya lagu nya ipang cocok sama keadaan hatiku saat ini deh, liriknya ngepaas ~
klik

Jumat, 06 Januari 2012

Diary ke-colongan

di ambil dari catatan -itu,
29 maret 2010.

aku terbangun dikejutkan oleh tangan kecil nan lembut yang mengusap keningku. "tahajud na," ucapnya lembut dengan tatapan yang sedikit ngeri' padaku.yach, aku mengerti apa yang ada dibatinnya. mata merah yang slalu menghiasi wajah ling-lungku stiap pagi.
aku mencoba menyadarkan diriku 'total', paling enggak nyicil duduk terlebih dahulu. sempet tebesit dipikiran bubu' agi.. tapi, eeiiits!
beranjak kaki kecil ini menuju mushola, ruangan yang gelap, sepi, menyeramkan dan mencekam. hanyalah ada dinda, nabila, dieni dan imah ja. tapi, memang keadaan ini yang ku inginkan.
lampu kecil yang hanya 5 watt menyala di pojok kanan atas tergantung di eternit ikut menambah kekhusu'an sholat sunnah mu'akad yang sedang ku dirikan.ditambah suasana menjelang pagi yang khas dan udara dingin yang 'beerr'!
diwaktu yang singkat tapi penuh makna, tiga perempat malam terakhir ini. hanya beberapa tutur kata yang terus diulang-ulang aku panjatkan pada sang Robb, Al-khaliq.
mataku yang awalnya memandang sajadah coklat kesayanganku kini berhijrah pandangan, mengikuti gerak lincah jarum panjangdisusul gerak lamban si pendek setelah beberapa kali terlewati putaran si panjang. begitulah terus, pergerakan si panjang dan pendek yang kembar tapi beda itu.dari kemarin, sekarang dan esok akan tetap berputar.
hufth, hari penentuan tibalah sudah. 3 jam, 49 menit dan 24 detik lagi! lembaran soal yang dapat dihitung jari tlah menantiku untuk lekas aku kerjakan. jari jemari kan menggerakkan pensil 2b berpolkadot indah nantinya pada kertas LJKku.

* * *

tanganku gemetar, ketika aku melangkahkan kaki menuju gedung putih tempat aku bertemu monster atau malaikat penolongku nantinya. entah, siap nggak siap, aku harus siap!
bersambung.... :p

Sabtu, 31 Desember 2011

『Buah Cinta dari Keikhlasan』

Judul          : Hafalan Shalat Delisa
Sutradara  : Sony Gaokasak
Skenario    : Armantono
Produksi    : PT. Kharisma Starvision Plus
Tahun rilis : 22 Desember 2011
Genre         : Drama
Pemain       : Nirina Zubir, Reza Rahardian, Chantiq Schagerl,Al Fathir Muchtar, Loide Christina Teixeira, Mike Lewis, Gina Salsabila, dll
Kawan, sudah pernah nonton film Hafalan Shalat Delisa? Berawal dari novel hingga film yg tak terlupakan. Apa bedanya Hafalan Shalat Delisa dengan hafalan shalatmu?
Film yang diangkat dari novel inspiratif karya Tere-liye berjudul Hafalan Sholat Delisa ini menceritakan seorang gadis berusia 7 tahun yang kehilangan segalanya, kecuali senyumannya. Dilatarbelakangi oleh tragedi tsunami yang melanda Aceh 7 tahun silam. Film ini diproduksi PT. Kharisma Starvision Plus yang disutradarai oleh Sony Gaokasak. Mulai ditayangkan tanggal 22 Desember 2011 serentak di seluruh bioskop di Indonesia bertepatan dengan hari Ibu. Film Hafalan Shalat Delisa ini tidak sedetail novelnya, namun film ini tetap berhasil membuat rongga dada penontonnya sesak hingga tak ragu menitihkan air mata.

Delisa (Chantiq Schagerl), adalah anak bungsu dari Abi Usman (Reza Rahardian) dan Umi Salamah (Nirina Zubir) yang tinggal di pesisir Lock Nga Aceh. Delisa memiliki 3 saudara kandung yaitu kak Fatimah (Ghina Salsabila), si kembar kak Aisyah (Reska Tania Apriadi) dan kak Zahra (riska Tania Apriadi). Sungguh keluarga yang sakinah, tapi Abi tak bisa membersamai keluarganya karena harus mencari nafkah di kapal perusahaan asing.

Sebagai seorang anak muslim, Delisa kecil sedang bersiap menghadapi ujian hafalan shalat. Setiap hari yang Delisa bawa adalah buku hafalan shalat. Demi menyemangati anaknya, Umi menjanjikan Delisa kalung 'D untuk Delisa'.

Tiba tanggal 26 Desember 2004, Delisa ditemani Umi berangkat ke sekolah untuk ujian hafalan shalat. Tiba giliran Delisa, ustadz Rahman berpesan bahwa sholat harus dilakukan dengan khusyu'. Ketika baru saja Delisa melafalkan bacaan iftitah,  terjadi gempa dahsyat disusul tsunami. Namun, Subhanallah, Delisa tetap fokus dengan bacaannya sampai gelombang pasang telah menyeretnya dan menenggelamkan hampir seluruh penduduk Aceh.

Bagaimana dengan nasib Delisa? Seorang Relawan asing bernama Adam Smith berhasil menemukannya dengan luka dikaki kanannya. Lalu dibawanya menuju RS darurat. Disana Delisa dirawat oleh suster asing yang cantik bernama Sophie. Setelah siuman, dalam beraktifitas, Delisa banyak ditemani kak Sophie dan prajurit Smith. Dan ketika Delisa mempertanyakan dimana bagian dari kakinya dan sanak saudaranya, mereka dibuat bingung karena belum mengerti bahasa Indonesia.

Beberapa hari berlalu, setelah Abi pulang ke tanah air dan mencari kabar mengenai anak dan istrinya, akhirnya Abi dapat menemukan Delisa di Rumah Sakit darurat itu. Kemudian Abi memeluk erat anak bungsunya itu. Bagaimana tidak, berhari-hari Abi mencari keluarganya, yang ditemuinya adalah kabar duka ketiga anaknya telah meninggal sementara umi masih belum ditemukan.

Bagaimana Delisa menghadapi ujian hidupnya?
Pasca bencana yang menimpanya, Delisa dapat tegar dan bangkit dari kesedihannya. Ditemani orang-orang tersayangnya yang tersisa Abi, kak Smith, kak Sophie dan ustadz Rahman juga Umam temannya yang jail. Ia tetap bermain bola meski ia telah kehilangan sebelah kakinya. Cukup menyentuh, Delisa tetap seperti pribadi yang dulu, membawa keceriaan dan kehangatan bagi siapa saja yang mengenalinya.

Lalu bagaimana dengan kelanjutan hafalan shalat delisa? Apakah Delisa dapat menyelesaikan hafalannya? Bencana yang dialami tak menghalanginya menghafal bacaan shalat, meski terkadang Delisa masih sering merindukan Umi, dan mencoba mengerti apa itu ikhlas. Lantas pada ending cerita Delisa dapat menjalani hidupnya dengan ikhlas dan mendapatkan kalung 'D untuk Delisa' dari Umi tercinta.
"Umi, Delisa cinta Umi karena Allah"
                                                            ***

Alhamdulillah, Begitu indah dan penuh kehangatan yang menyejukkan di awal ceritanya. Setiap celah ceritanya mengandung nilai-nilai pembelajaran: nilai keikhlasan, ketegaran, dan nilai agamis. Seperti contohnya ketika Delisa bilang “Delisa tidak mau hadiah apa-apa , Delisa cuma ingin sholat dengan benar dan ikhlas”, ketika tertimpa musibah pula, Delisa dapat bangkit. Film ini benar-benar layak untuk dipertontonkan semua usia, baik orang tua, remaja maupun anak-anak. Menjadikan kita termotivasi untuk menjadi insan yang bersyukur, beriman dan bertakwa.
Jadi sejauh mana kesungguhanmu dalam beribadah dibandingkan dengan Delisa?

Layaknya film adalah buatan manusia, pasti tidaklah sempurna. Saat saya melihat kejadian tsunami dalam film sangat terlihat bahwa tsunaminya tidak nyata dan sebuah animasi. Sayang sekali menjadi sedikit kecewa bagi khalayak yang telah membaca novelnya karena kejadian di film tidak sedetail novenya. Namun, alurnya sudah dapat disesuaikan dengan novel.

Secara keseluruhan film yang berdurasi sekitar 105 menit ini memiliki alur yang kokoh dan menarik, sehingga membuat para penontonnya tidak dapat beranjak dan melewatkan film ini sedetik pun.
Jadi jangan lewatkan film Hafalan Shalat Delisa ini! :)

Selasa, 27 Desember 2011

OST Hafalan Shalat DELISA - Lagu Ibu (Rafly+Chantiq)+Images

Lembut kukenang, kasihmu ibu
di dalam hati ku kini menanggung rindu
kau tabur kasih seumur masa
bergetar syahdu, ooh di dalam nadiku

9 bulan ku dalam rahimmu
bersusah payah, oh ibu jaga diriku
sakit dan lelah tak kau hiraukan
demi diriku, oh ibu buah hatimu

tiada ku mampu, membalas jasamu
hanyalah do'a oh di setiap waktu
oh ibu tak henti kuharapkan do'amu (2x)
mengalir di setiap nafasku (2x)


ibuuuuuuuuuuuuuu........... (3x)

Lembut kukenang, kasihmu ibu
di dalam hati ku kini menanggung rindu
engkau tabur kasih seumur masa
bergetar syahdu oh di dalam nadiku

indah bercanda denganmu ibu
di dalam hati ku kini slalu merindu
sakit dan lelah tak kau hiraukan
demi diriku, oh ibu buah hatimu

tiada ku mampu, membalas jasamu
hanyalah doa oh di setiap waktu
oh ibu tak henti kuharapkan doamu (2x)
mengalir di setiap nafasku (2x)
ibuuuuuuuuuu........ (3x)

“Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa”

Senin, 14 November 2011

Lagu Jadul tapi bikin Nyes





Dakara ima ai ni yuku, sou kimetanda
Poketto no kono kyoku wo kimi ni kikasetai
Sotto boryumo wo agete tashikamete mitayo

OH 
GOODBYE DAYS ima
Kawari ki ga suru
Kinou made ni SO LONG
Kakkou yokunai yasashisa ga soba ni aru kara
LA LA LA LA LA WITH YOU

Katahou no EARPHONE wo kimi ni watasu
Yukkuri to nagare komu kono shunkan
Umaku aisete imasu ka?
Tama ni mayou kedo

OH 
GOODBYE DAYS ima
Kawari hajimeta mune no oku ALLRIGHT
Kakkou yokunai yasashisa ga soba ni aru kara
LA LA LA LA NOW WITH YOU

Dekireba kanashii omoi nante shitaku nai
Demo yattekuru deshou, oh
Sono toki egao de "YEAH HELLO MY FRIEND"
Nante sa ieta nara ii noni

Onaji uta wo kuchizusamu toki
Soba ni ite I WISH
Kakkou yokunai yasashisa ni aeta yokatta yo
LA LA LA LA 
GOODBYE DAYS



Ada alasannya mengapa sekarang aku memutuskan untuk menemuimu
Aku ingin memperdengarkan padamu sepotong lagu dalam sakuku ini
Sambil pelan-pelan menaikkan suaranya (volume) untuk memastikan semua baik-baik saja

Sekarang, hari perpisahan
Aku tahu perasaan ini akan berubah
Sampai kemarin (hari-hari yang kita lalui terasa) begitu lama
(Hari-hari yang) terlarang tapi tetap berkesan
Saat aku bersama denganmu

Menyerahkan padamu salah satu sisi earphone-ku
Perlahan-lahan saat lagu mulai terdengar
(Aku pun berpikir) apakah aku bisa mencintaimu dengan baik?
Dan sesekali aku merasa bimbang

Sekarang, hari perpisahan
Segalanya mulai berubah, tapi sesuatu dalam hatiku baik-baik saja
(Seperti sebelumnya, hari-hari yang) terlarang tapi tetap berkesan
Saat aku bersama denganmu, sekarang

Kalau bisa aku tidak ingin bersedih, bagaimana tidak siapnya perasaanku
Tapi kau datang kan?
Waktu itu dengan tersenyum, (tak tahu) bagaimana aku akan mengatakan "Hai, teman" dengan baik

Saat menyenandungkan lagu yang sama
Aku berharap ada di sisimu
Hari perpisahan yang tidak menyenangkan
Tapi aku senang bertemu denganmu

from http://linkga-mg.blogspot.com/2010/02/yui-goodbye-days.html

Minggu, 13 November 2011

Video inspiratif

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes