di ambil dari catatan -itu,
29 maret 2010.
aku
terbangun dikejutkan oleh tangan kecil nan lembut yang mengusap
keningku. "tahajud na," ucapnya lembut dengan tatapan yang sedikit
ngeri' padaku.yach, aku mengerti apa yang ada dibatinnya. mata merah
yang slalu menghiasi wajah ling-lungku stiap pagi.
aku mencoba
menyadarkan diriku 'total', paling enggak nyicil duduk terlebih dahulu.
sempet tebesit dipikiran bubu' agi.. tapi, eeiiits!
beranjak kaki
kecil ini menuju mushola, ruangan yang gelap, sepi, menyeramkan dan
mencekam. hanyalah ada dinda, nabila, dieni dan imah ja. tapi, memang
keadaan ini yang ku inginkan.
lampu kecil yang hanya 5 watt
menyala di pojok kanan atas tergantung di eternit ikut menambah
kekhusu'an sholat sunnah mu'akad yang sedang ku dirikan.ditambah suasana
menjelang pagi yang khas dan udara dingin yang 'beerr'!
diwaktu
yang singkat tapi penuh makna, tiga perempat malam terakhir ini. hanya
beberapa tutur kata yang terus diulang-ulang aku panjatkan pada sang
Robb, Al-khaliq.
mataku yang awalnya memandang sajadah coklat
kesayanganku kini berhijrah pandangan, mengikuti gerak lincah jarum
panjangdisusul gerak lamban si pendek setelah beberapa kali terlewati
putaran si panjang. begitulah terus, pergerakan si panjang dan pendek
yang kembar tapi beda itu.dari kemarin, sekarang dan esok akan tetap
berputar.
hufth, hari penentuan tibalah sudah. 3 jam, 49 menit dan 24
detik lagi! lembaran soal yang dapat dihitung jari tlah menantiku untuk
lekas aku kerjakan. jari jemari kan menggerakkan pensil 2b berpolkadot
indah nantinya pada kertas LJKku.
* * *
tanganku gemetar, ketika aku melangkahkan kaki menuju gedung putih
tempat aku bertemu monster atau malaikat penolongku nantinya. entah,
siap nggak siap, aku harus siap!
bersambung.... :p





06.39
un unnapple un-unfun
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar