Jumat, 27 Mei 2011

Kiki Strike

Ananka Fishtein terombang-ambing di antara dua kelompok besar yang bersekolah di Atalanta, New York. Ia bukan gadis kaya raya, seperti Sidonia Galatzina yang cantik, populer, sekaligus bermulut keji dan senantiasa diikuti Kelompok Lima. Mereka kerap melontarkan cemoohan kepada gadis beasiswa, siswa-siswi pintar yang rata-rata berasal dari keluarga menengah ke bawah dan tidak mengenyam gaya hidup gemerlapan seperti Sang Putri, demikian sebutan Sidonia. Ananka berhasil meloloskan diri dari pengamatan Kelompok Lima, sampai akhirnya terjadi pencurian cincin berlian Sang Putri dan ia dituduh sebagai pelaku karena berbuat ceroboh.Sebelum menjadi bulan-bulanan, meski terbukti tidak bersalah, Ananka ditolong oleh seorang gadis super misterius. Tubuhnya sangat kecil dibandingkan anak perempuan sebayanya, wajahnya pucat bak hantu, dan rambutnya putih semua.
Gadis eksentrik itu bernama Kiki Strike. Penampilannya yang tidak biasa serta sikapnya yang lebih banyak diam mengundang rasa ingin tahu Ananka. Ketika ditanya mengenai cita-cita bila dewasa nanti, Kiki menjawab, “Ingin menjadi berbahaya.” Hampir sama dengan ‘ketidaklaziman’ impian Ananka, yakni menjadi ahli biologi laut yang meneliti cumi-cumi sehingga ia dijuluki Sang Putri ‘Gadis Cumi’. Rasa penasaran Ananka belum terlunaskan, namun ia bersedia digaet Kiki untuk bergabung dengan kelompoknya, Irregular. Di sini ia bertemu Oona Wong, seorang hacker kampiun, Luz Lopez yang bertalenta mekanik hebat, Betty si pakar menyamar, dan DeeDee yang menghabiskan waktu di laboratorium kimia sehingga mahir berurusan dengan aneka racikan. Misi mereka adalah menyelidiki Kota Bayangan, sebuah tempat penuh teka-teki yang ditemukan Ananka pada perjumpaan perdananya dengan Kiki.
Menyidik gagasan dasarnya, gadis-gadis remaja menghimpun kelompok detektif, novel yang dilabeli fiksi fantasi di kulit belakangnya ini sudah maju satu langkah. Sudah biasa kita dapati fiksi misteri remaja yang karakter utamanya terdiri dari anak laki-laki saja atau gabungan lelaki dan perempuan. Karakter Ananka yang menjadi narator sedari mula telah memiliki atribut serba unik. Kedua orang tuanya menghidupi diri dan keluarga dengan bekerja serabutan serta sibuk ‘memanfaatkan’ dana perwalian warisan untuk sekolah dan sekolah lagi. Rumah keluarga Fishbein sarat buku yang menjulang sampai menara, bahkan di dapur dan kamar mandi. Untuk anak berumur empat belas tahun, Ananka merupakan lautan pengetahuan yang luas. Ia menelisik tikus dengan membaca buku khusus berjudul The Devil’s Army, yang memaparkan berbagai aspek keunggulan hewan pengerat tersebut. Bukan berarti gadis-gadis lain alergi terhadap aktivitas berwawasan. Rumah Ananka menjadi tempat rapat sekaligus wahana mengail rujukan sebanyak mungkin sesuai kebutuhan misi Irregular.
Selaku pimpinan, Kiki dihadirkan dengan segala pernik yang mengundang tanda tanya. Kawan-kawannya memiliki sisi spesial masing-masing, sebut saja Betty yang merasa nyaman bila muncul di depan umum sambil menyamar sehingga orang tidak tahu persis bagaimana sosok gadis ini sebenarnya, juga Oona yang menggunakan dana untuk membuka salon kuku. Ia tidak menghabiskan waktu seharian untuk kegiatan seputar dandan semata, melainkan memasang mata dan telinga atas keterangan yang dibocorkan para tamunya. Mereka merasa leluasa sebab anak buah Oona rata-rata beretnis Cina dan dianggap tidak fasih berbahasa Inggris. Oona dan krunya harus kerap mengelus dada oleh perilaku klien yang mengesalkan, tetapi itu sebanding dengan aneka info yang berhasil mereka raup.

Kirsten Miller terbukti menulis dengan riset mendalam. Ia tidak melupakan fakta bahwa para anggota Irregular masih belia, antara lain menyisipkan ibu Luz yang menghukum putrinya jika pulang terlambat. Dialog-dialog antar karakter menjadikan fiksi detektif ini tetap segar kendati mengusung nuansa yang kelam seperti Kota Bayangan itu sendiri. Cerita yang mengasyikkan membuat plot demi plot mudah disantap, terlepas dari font-nya yang relatif mungil. Masih tersimpan bumbu action, ketegangan, saling curiga, bukan hanya soal identitas Kiki Strike, tetapi juga apa yang terkuak dari penelusuran Kota Bayangan ketika serangkaian peristiwa kriminal terjadi.

Kamis, 19 Mei 2011

Oleh-oleh Tembi

Perdana aku mengikuti latihan kepenulisan. Sedikit kesasar memang.Tapi insya Allah yang barusan ini aku percaya bakalan bermafaat

Senin, 16 Mei 2011

7 anggapan salah seputar jerawat

Benarkah makan coklat dan kacang bisa menyebabkan jerawat? Lalu, apakah benar pasta gigi bisa membantu menyembuhkan jerawat? Berikut ini mitos-mitos yang beredar seputar jerawat. Baca lebih lanjut agar Anda tak lagi salah dalam merawat kulit wajah.


1. Jerawat disebabkan oleh debu.
Jerawat muncul akibat pori-pori tersumbat oleh minyak, bakteri, dan sel kulit mati.

2. Makan coklat dan gorengan bisa menimbulkan jerawat.
Sampai saat ini, tak ada penelitian yang bisa menemukan hubungan antara jerawat dengan makanan apa pun. Selama dikonsumsi secara tidak berlebihan, makanan tak akan mempengaruhi jerawat.

3. Jerawat bisa diatasi dengan cara sering-sering mencuci muka.
Cucilah wajah dengan sabun atau pembersih yang lembut, maksimal 3 kali sehari. Terlalu sering mencuci wajah bisa menyebabkan kulit iritasi, dan merangsang kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak, sehingga jerawat malah makin meradang.

4. Pasta gigi membantu menyembuhkan jerawat.
Pasta gigi tak mengandung zat apa pun yang bisa mengobati jerawat. Carilah obat yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid.

5. Memencet jerawat adalah cara tercepat mengusir jerawat.
Dengan dipencet dan dipaksa pecah, bakteri penyebab jerawat justru akan mudah tersebar ke bagian lain. Apalagi jika tangan yang digunakan untuk memencet jerawat tidak steril. Akibatnya, bukan hanya jerawat bertambah parah, tapi juga akan meninggalkan bekas luka di kulit wajah.

6. Sinar matahari membantu menyembuhkan jerawat.
Paparan sinar matahari bisa menyebabkan iritasi yang membuat jerawat makin parah.

7. Jerawat hanya muncul pada kulit remaja.
Pada usia remaja, hormon dalam tubuh banyak mengalami perubahan. Oleh karena itu jerawat lebih sering muncul pada remaja. Namun timbulnya jerawat bukan hanya dipengaruhi oleh hormon, tapi juga oleh kebersihan diri, pola makan, polusi, stres, dan faktor genetik, sehingga anak-anak maupun orang tua pun masih bisa berjerawat. 
copast from yahoo

Rabu, 11 Mei 2011

Perdana Menteri Jepang Serahkan Gajinya pada Negara


REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan hari Selasa bahwa dia akan menyerahkan gaji sampai krisis nuklir di negara ini berakhir.

Ia juga mengatakan ia akan meninjau kebijakan energi negara itu dan mempertimbangkan sumber energi lain seperti angin dan tenaga surya.
Kan mengatakan ia akan menyerahkan gaji perdana menterinya sebesar 1.636.000 Yen sebulan ( setara 20.200 dolar AS), namun ia masih akan menerima gaji anggota parlemen-nya.
Pengumuman perdana menteri dilakukan di hari yang sama dengan  sekitar 100 warga, yang telah dievakuasi dari daerah dekat pabrik Jepang Fukushima Daiichi nuklir, diizinkan  pulang Selasa untuk kunjungan singkat guna mengumpulkan barang-barangnya.
Setelah mengenakan pakaian pelindung untuk menjaga terhadap radiasi, mereka  diperbolehkan untuk pergi ke rumah mereka di desa Kawauchi, kata para pejabat.
Mereka hanya diperbolehkan membawa satu tas kecil dan bisa tinggal di rumah mereka selama dua jam. Untuk beberapa orang, ini adalah pertama kalinya mereka telah pulang sejak April 22 ketika pemerintah Jepang mengeluarkan evakuasi wajib dari area 20 kilometer di sekitar pabrik nuklir.

negaraku oh negaraku, kapan bisa begini ? (nge-alay deh-.-)

Rabu, 27 April 2011

jeng jeng jeng ra nggenah

Aku hampir-hampir tak percaya, namun memang betul. Misiku menjumpai titik temu, kali ini. Tp aku rasa bahwa akhir ini merupakan awal dari segalanya .. Awal dari diriku yang baru ..
Yang akan datang. Menuju pelosok yang lebih dalam lagi ;D

Selasa, 26 April 2011

Maha Bhakti

Ini kali pertamanya aku berkemah selama aku menduduki bangku putih abu-abu. Seru? bisa dibilang begitu, namun tak selamanya semua akan berjalan seperti yang kita katakan. Ya, aku merasakan yang baru ku katakan. Sedikit merasa jengkel, lelah, resah, kesal sampai-sampai tak ragu ku keluarkan air mata. Perkemahan ini memang tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Dan kesalahan terbesarku, bahwa aku berharap kemah ini seperti kenangan lalu, ketika ku menginjak masa SMP. Tapi sudahlah, aku tetap akan jalani 4 hari 3 malam yang mungkin akan terasa panjang ini. Rabb, bantu aku ..
Siang berganti malam, mentari berganti rembulan. Akhirnya hampir di penghujung acara. Malam terakhir sebelum aku tiba di kotamadya tercintaku. malam ini terasa hambar. Usai menunaikan kewajiban ku sebagai seorang muslimah, aku kembali beranjak ke tenda dan mulai bersiap untuk upacara api unggun.
Sekarang tepat menunjukkan pukul 20.00 WIB di jam handphone ku. Aku dan teman-teman satu sangga sudah bersiap di pinggir lapangan menunggu acara puncak dimulai sesuai dengan jadwal (pukul 20.00 WIB). Namun rupanya jam karet Indonesia kembali diterapkan. Waktu menunjukkan pukul 20.30 WIB, aku mulai tak tahan menahan kantuk. Akhirnya ku putuskan kembali ke tenda selagi menunggu.
***
Tak tau apa yang terjadi setelah itu. Ini seperti mimpi yang tidak ku mengerti. Tiba-tiba aku mendengar suara perempuan yang tak asing, namun siapa dia? kurasakan sesuatu menyentuh keningku. "DEEG" jantungku berdeguk kencang bukan main. Dan aku mencoba sadarkan diri, sosok bayang-bayang makhluk tinggi kurus muncul di depanku seperti ingin menyergapku hidup-hidup.
Jantungku rupanya tak bisa diajak kompromi. Benar-benar tak bisa dihentikan degukkan kencang ini! Sepertinya sebentar lagi aku siap meledakkan jeritan cemprengku. Sosok itu terus dan terus mendekat. Perlahan perlahan dan ...
"he", ucap makhluk itu. Aku masih melihatnya dalam bayang-bayang. Aku mencoba tutup mulut, hampir saja berteriak. Namun aku pejamkan mataku tak siap melihat sosok makhluk itu yang sebenarnya.
"kakak sakit?", lanjutnya kembali, dengan nada lemah lembut yang tak seperti sebelumnya. Ini benar-benar tolol! bisa-bisanya aku menganggap kakak pramuka seorang hantu. Benar-benar tidak lucu sama sekali.
aku buka mataku secara perlahan. Bukan karena takut lagi, tapi aku terlalu malu untuk melihat siapa yang berbicara padaku.
"kak?", tanyanya memastikanku baik-baik saja. nadanya berbeda dari sebelumnya. Mungkin sudah jengkel menunggu jawabanku yang loadingnya terlalu lama.
"hee", ucapku nyengir. Sangat tak masuk akal.
"kalo kakak sakit ke UKS aja, disini dingin.", katanya kembali lembut. he? Aku kembali menjernihkan otak linglungku. Aku ada dimana? Apa yang ku lakukan? Aku pandangi sekelilingku mengabaikan perkataan kakak itu.
Selang beberapa menit aku hanya diam, sepertinya kakak itu sudah menganggapku setengah waras. 
"oh, maaf kak. Aku gak sakit kok", lagi-lagi aku menyengir padanya.

"kalo gak sakit kenapa gak ikut upacara?", ucapnya sedikit berhati-hati. Aku tau dia sudah menganggapku sangat aneh.
"hehee, uda upacara kak?", aku berusaha mencairkan suasana. Tapi mungkin ini pertanyaan yang salah.
"Ya Allah, kamu gak dengar tadi pengumumannya? lah, kenapa tidur-tidur di sini, ayo cepat ke lapangan.", ucapnya sedikit ketus.
"sori kak, gak denger. La temen se-sangga ku juga pada ketiduran semua.", ucapku menunjuk ke arah tenda (Tampang-tampang innocent)
"MASYA ALLAH", kakak itu mulai geram. Dan beranjak mendekati tenda meninggalkanku. Aku sedikit tertawa kecil, lalu berlari menuju lapangan. 
Dalam pijakan kaki menuju lapangan, aku bisa bersumpah. Yang barusan itu tidak akan terjadi lagi.

tamat !

dan ini ada sedikit oleh-oleh dari Maha Bhakti ,



sekian , posting ini saya buat dengan sesadar-sadarnya (cerita dengan sedikit perubahan)

Kamis, 14 April 2011

cerita geje modeoff

from catatan kecilku,
wezz,, mulai dr sni .. jeng jeng jeng

ak tau beu dr mb ku, dia tau dr tmen nya, tmen nya tau dr mas nya, mas nya tau dr . . . emm gak tauklah...
yang penting tahun 2007 ak masuk ni sekolah ,,,
kalo d tanya kagok? jelaaas.. waktu itu umurku udah 11 tahun (ato 10 yaa?? gtauklah lupa),, udah pisah sama ortu.. malem nya diem2 ak nangiss,, kekeke xD (manja bgt!!) tak apalah,, toh tetep aj ak masuk asrama ini.... tp sekarang udah ndak mewe'an og -,-

1bulan,2bulan3bulan,,, eh ndak terasa malaah udah tiga taon ak tnggal d asrama ini bahkan ud jd rumah ke-2 ku (masa'??)



tpi hidup ku skrg udah beda' >.<
paksaan NEM buat ak msuk sekolah yang awal.a gak ak inginkan(eiits, HARUS ikhlas!!) ...

okehokeh,, back to beu . . .
karna beu,, (yang paliing penting ne) ak bisa mngenal kata "kebersamaan" ... ini yang ak rasain saat ini,, kata yang sderhana , tpi kalok udah d rasain tu betul-betul deeh... behh,, luar biasa beud daah...

karna beu pula,, (apa coba?) ak bsa apaal nma tmen2 seangkatan ^_^... dr arez sampe' fiqa .... sarahh nya jga tak lupa,,,

karna beu... ak jdi knal kalian kawan ^_^ knal kalian tu,,  hadiah terindah dari Tuhan buat ak . . . . .



kalian lah bekal-bekal ku di kemudian hari . dan,
sekarang ak telah duduk dibangku yang setara dengan SMA  di MAN Yogyakarta 1 .
ak dapat kelas paling ujung , paling berwarna , paling sempit , dan mungkin anak-anak nya jg paling error ...
namun patut ku syukuri segimanapun keadaan kelasku. dengan sedikit paksaan ak coba terima , toh lama kelamaan ak akan mudah berinteraksi dengan teman-teman yang (mungkin bisa dibilang kurang sejalan sama ak) .. huhuu , untuk seorang  unaak , yang nama nya adaptasi tu paling menyiksa . karena ak tu kuper abiis . gilaak dah , uda tau kuper masi aj gak ngintropeksi -.- payah !

hahaa , sekarang tepat nya (kuranglebih) 7bulan ak berkostum putih-abuabu (cuma waktu hari rabu-kamis sih). ak telah dapat beradaptasi dengan sekolah ku . dari teman, guru, pelajaran, gedung, kantiin ... eiia lupa , aku di SMA ini cm ikut organisasi kerohanian islam ato ROHIS looh.  cinta beud ak sama organisasi ini (haah ? gasalah dengerkan ?) hahaa , kayak nya cuma di ROHIS thok ak bisa temuin orangorang yg pikiran nya sejalan sama ak (huhuu bahagia xD ) alay -.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes