dari catatan kecilku,
Setahun
yang lalu. Ketika itu aku masih menjadi siswi SMPIT Bina Umat kelas
sembilan.
kala itu bukan hari yang spesial, tak
menyedihkan dan tak menyenangkan. hari yang biasa-biasa saja. akupun
masuk sekolah seperti biasa, berangkat seperti biasa, mengenakan baju
yang biasa aku kenakan pula.
menyelami labirin setahun yang lalu.
ketika bel terakhir dinyaringkan. hiruk pikuk suara anak-anak asrama
terdengar jelas, berbondong menuju satu titik tujuan. pintu keluar, yang
nyaris tertutup.
yeah, this our custom every morning...
dengan segala keadaan yang terpenting bagi kami adalah ketepatan pada
waktu. pukul 06.30 WIB. sedetik saja kami terlambat, mungkin akan
berurusan dengan keamanan.
aku memperhatikan sekitarku, hihii ...
sedikit tertawa kecil. bagaimana tidak, melihat kawan-kawan
seperjuanganku menenteng tas dan sepatunya keluar pintu yang lebarnyapun
tak lebih dari 1 meter dengan berdesak-desakan. tak lupa makanan yang
di genggamnya dan jilbab yang tak rapi. sungguh sangat bisa dikatakan
berantakan !!
inilah kebiasaan itu, entah bagaimana
nilai sebuah penampilan, bagi kami itu nomer 2.
berjalan beriringan, selaras dengan jarum
jam yang terus mengejarku untuk tepat waktu. jalan beliku-liku, naik
turun tak menentu kami lalui. langkah kecil yang menapak pada jalan
tengah sawah terdengar silih berganti. panas terik tak mengalahkan
semangat kami untuk bersekolah.
tibalah kami di sekolah. sekolah yang kami
cintai dan amat kami cintai. 'islamic boarding school biena ummat'. . .
. .
bersambung





05.25
un unnapple un-unfun

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar