Setelah habis sudah badan saya untuk merasakan kekecewaan yang mendalam (alay)
berhubung nilaiku turun, aku tentu berfikir aku akan masuk Agama yang tak lain adalah jurusan cadanganku setelah aku ditolak mentahmentah sama si IPA. Tapi bukan berarti kujadikan cadangan jurusan Agama tak bagus. Justru anak-anak (tergolong) pinter di sekolahku lebih memilih Agama sebagai jurusannya untuk 2 tahun kedepan (gatau juga si sampe kuliah juga bisaa sebenarnya, eh semestinya deng). Tapi aku, kalau aku masuk jurusan lain (yang bukan targetku) berarti kan aku haru mengubah planingku TOTAL. Merepotkan bukan?
Sudah, sudah. Aku berfikir terlalu jauh. Belum juga tau dapet jurusan apaa. Tapi Ibuku terus saja membuatku sungguh dag-dig-dug-dierrr .
Hampir diujung posting ni, akhirnyaa nafasku hampir copot (saking tak percayanya) kalo kekhawatiranku yang barusan itu, cuma kekhawatiran anak yang hiperbol banget alay begimana geto. HAHAH, akhirnya aku bisa lihat di raporku tertera tulisan yang indah, di bold lagi. IPA (:
(semoga, aku bisa menjalani jurusan ini, dan gak ganti jurusan yaa)
akan ku terus kejar cita-citaku .. Biidznillah
(✿◠‿◠)





03.31
un unnapple un-unfun

Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar